Tampilkan postingan dengan label Karya Ku.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Ku.. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2012

Teorema Suatu Pejuangan…


Dikala keimanan berada statis di bawah 0⁰
Anda akan enggan Bergerak  dan Melangkah.
Namun Dikala Transisi Penyebab Differensial yang Menyatu dalam  diri,
Disitu seorang Insan Mulai menanyakan Proposisi Pergerakan dirinya.

If and Only if,,
If You move on you got something Better.

Atau Banyaknya gerakan yang mulai melakukan Permutasi,
Atau Malah BerKombinasi demi suatu Perjuangan hakiki.

Disaat Fungsi diri yang kontiniu dengan Jalur Perjuangan.
Maka Keimanan pun semakin meningkatkan Volume intensitasnya.
Atau Malah dikala perjuangan dan diri terintegral,
Akan  terjadi subsitusi dalam pribadi.
Jangan Pernah Menuntut Output dari Perjuangan,
Sebelum anda melakukan Analysis suatu Permasalahan,
Yang dari Permasalahan itu anda Menuangkan Input,

Sehingga tercipta sebuah Algoritma,
Yang Membangun suatu Program Kehidupan
Sehingga Menjadi Langkah Pemecah Masalah yang ada. 



Inilah Keunikan dari Algoritma Perjuangan,
Siapapun Bisa terkikis dari sebuah Kehidupan.
Perjuangan dan system yang saling Bersebrangan
Layaknya sebuah Garis lengkung Tangensial,
Yang Selalu Berpotongan pada suatu fungsi.

Perjuangan merupakan Extended  Step…
Dimana Modulus nya adalah Ridho Illahi,
Amplitudo atau argumentnya berasal dari Alqur’an dan Al hadits
Menerangkan Teorema dari setiap Realita,
Yang dibentuk layaknya Sebuah Bilangan Kompleks,
Membuka Tabir dari berbagai Relibilitas Kehidupan..

Sebuah Perjuangan itu bukan hanya Dapat Terdefenisi,
Namun dia bersifat Kontinue dalam sebuah gerakan Kompleks,
Yang merupakan Koefisien Konstan yang dapat kita jabarkan.
Atau sebuah Limit Fungsi yang selalu mendekati suatu titik,
Suatu titik yang merupakan tujuan Pasti,
Yaitu Kemenangan…

Jadikanlah Sabar dan syukur sebagai Qawwan dalam diri dan Menguasai Ruh kita,
Teruslah Berusaha, Bersabar, dan Mencoba Untuk Terus Bersabar,
Dalam Menunaikan amanah dan ujian Dari ALLAH,
Hingga Akhirnya kita akan Mencapai pada titik Klimaks Yaitu Kemenangan yang Hakiki.

Minggu, 20 November 2011

.: MENAMPILKAN KEMBALI ISLAM SEBAGAI ‘IDEOLOGI" .:


Percaturan kehidupan di Indonesia saat ini dipenuhi oleh hingar-bingar pemilihan kepala negara. Ada Pemilihan Kepala daerah, Legislatif, Hingga pemilihan kepala Negara.  Munculnya tokoh organisasi Islam menambah ramai wacana. Islam pun diusung; sayangnya masih sebatas dalam tataran permukaan—seperti lagu pengiring kampanye yang dikesankan islami, janji-janji dengan membawa nama Allah SWT, atau kampanye dalam bentuk doa bersama. Perbincangan tentang figur pemimpin terjadi dimana-mana, namun perbincangan tentang sistem apa yang akan dikembangkan nyaris tidak disentuh. Padahal, baiknya suatu masyarakat bukan hanya bergantung pada orang yang memimpin, melainkan juga pada sistem aturan yang diterapkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, tulisan ini memberikan gambaran bahwa Islam merupakan sistem yang seharusnya diterapkan, menggantikan tatanan kapitalis yang selama ini mengatur manusia.

Islam Sebagai Mabda’ (Ideologi)
            Mabda’ merupakan istilah bahasa Arab yang dapat diterjemahkan sebagai ideologi, namun bukan ideologi dalam pengertian yang sempit, sebagaimana dalam pandangan sekularisme. Menurut Muhammad Muhammad Ismail dalam bukunya, Al-Fikr al-Islâmi (hlm. 9–11), yang disebut dengan mabda’ adalah akidah/keyakinan yang digali dari proses berpikir, yang kemudian melahirkan sistem atau aturan-aturan (‘aqîdah ‘aqliyyah yanbatsiqu ‘anhâ nizhâm). Menurut definisi ini, sebuah akidah/keyakinan disebut sebagai mabda’ (ideologi) jika memiliki dua syarat: (1) bersifat ‘aqliyyah; (2) memiliki sistem/aturan.

Akidah, dalam hal ini, bisa dimaknai sebagai pemikiran yang bersifat integral (menyeluruh) mengenai alam semesta, manusia, dan kehidupan ini; mengenai keadaan sebelum dan setelah kehidupan dunia; juga mengenai hubungan antara kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudah dunia.
Sedangkan sistem aturan yang dimaksud mencakup berbagai pemecahan atas berbagai problem kehidupan (baik pribadi, keluarga, masyarakat maupun negara; menyangkut persoalan ibadah, akhlak, sosial, politik, ekonomi, dan budaya); juga mencakup cara untuk menerapkan berbagai pemecahan tersebut serta cara memelihara sekaligus menyebarkan akidah tersebut (An-Nabhani, Nizhâm al-Islâm, hlm. 22).

‘Aqîdah ‘aqliyyah plus berbagai pemecahannya disebut dengan fikrah (ide/konsep). Sedangkan cara untuk menerapkan berbagai pemecahan tersebut serta cara untuk memelihara sekaligus menyebarkan akidah tersebut disebut dengan tharîqah (metode operasional)—untuk menerapkan fikrâh yang dimaksud. Walhasil, yang dimaksud dengan mabda’ (ideologi), dalam hal ini, bukan semata-mata berupa pemikiran teoritis, melainkan pemikiran yang dapat dijelmakan secara operasional dalam realitas kehidupan.

            Merujuk pada pengertian di atas, agama-agama selain Islam tidak dapat dikategorikan sebagai mabda’ (ideologi). Alasannya: (1) Agama-agama di luar Islam bukanlah akidah/keyakinan yang bersifat ‘aqliyyah tetapi lebih bersifat taslîmiyyah (semata-mata didasarkan pada kepasrahan/ketundukan tanpa reserve [tidak digali dari proses berpikir]); (2) Agama-agama di luar Islam tidak memiliki sistem/aturan untuk mengatur kehidupan manusia, kecuali semata-mata menyangkut masalah ritual, spiritual, dan moral belaka. Karena itu, Islam tidak layak disejajarkan—apalagi disamakan—dengan agama-agama lain yang hanya berkutat dalam masalah ritual, spiritual, dan moral belaka. Sebagai mabda’ (ideologi), Islam hanya layak disejajarkan—meskipun jelas tidak bisa disamakan—dengan dua ideologi lain yang ada di dunia, yakni: kapitalisme-sekular dan sosialisme-komunis. Bedanya, Islam satu-satunya mabda’ (ideologi) yang sahih, karena bersumber dari Allah sang Pencipta, sedangkan dua ideologi lainnya adalah sesat karena semata-mata lahir dari akal manusia yang serba lemah.

  Akidah, Islam menegaskan bahwa semua yang ada di alam ini diciptakan oleh Allah SWT (QS Thaha [20]: 14; QS al-Baqarah [2]: 22). Allah SWT tidak hanya menciptakan aturan bagi alam semesta (berupa hukum alam/sunatullah), melainkan juga menurunkan aturan (berupa hukum Islam) untuk mengatur kehidupan manusia, sebagaimana yang termaktub di dalam wahyu-Nya. Karena Allah telah menentukan hukum-Nya untuk mengatur kehidupan manusia, jelas manusia tidak boleh membuat lagi aturan lain sekehendak hawa nafsunya. Hanya Allah sajalah yang berhak menentukan hukum dan aturan bagi manusia (QS al-Baqarah [2]: 2; QS al-Qadr [97]: 1, QS an-Nahl [16]: 103; QS Yusuf [12]: 40), yang dibawa oleh Rasulullah (QS al-Fath [48]: 28-29; QS ash-Shaf [61]: 9). Karena itu, semua yang terdapat di dalam al-Quran harus diikuti (QS al-Hasyr [59] : 7; QS al-Baqarah [2] : 4). Apalagi, sebab utama (raison d’ etre) dari penciptaan manusia sendiri (termasuk jin) adalah untuk beribadah kepada Allah dalam arti luas (QS adz-Dzariyat [51]: 56). Muhammad Quthub dalam bukunya, Mafâhîm Yanbagi an Tushahah, memaknai ibadah dalam pengertian luas ini sebagai ketaatan, ketundukan, dan kepatuhan kepada Allah dengan mengikatkan diri dengan syariat-Nya (hukum Islam) dalam segala aspek kehidupan.

Memang, manusia bebas memilih untuk mengikuti ataupun melanggar aturan yang Allah turunkan (QS al-Balad [90]: 10). Akan tetapi, pada Hari Kiamat nanti manusia akan dibangkitkan dan dihisab atas pilihannya itu. (QS al-Mukminun [23]: 16; QS ar-Ra’du [13]: 40-41; QS al-Insyiqaq [84]: 8; QS al-Ghasiyah [88]: 26). Ujung-ujungnya, ada manusia yang dimasukkan oleh Allah SWT ke dalam surga, ada pula yang ke neraka (QS al-Baqarah [2]: 25; QS ad-Dukhan [44]: 51-55; QS al-Waqi’ah [55]: 41-43).

            Berdasarkan bahasan di atas, jelaslah, akidah Islam menetapkan bahwa sebelum ada kehidupan dunia ini ada Allah Pencipta manusia, alam semesta, dan kehidupan; bahwa Allah Pencipta manusia telah menurunkan aturan-aturan-Nya ke dunia ini untuk mengatur kehidupan manusia; dan bahwa manusia akan menuju alam akhirat dengan dimasukkan ke dalam surga atau neraka—begantung pada terikat-tidaknya dirinya dengan aturan-aturan-Nya. Itulah realitas akidah Islam yang harus diyakini oleh setiap Muslim.

Karena itu, agama Islam tidak boleh dipisahkan dari kehidupan. Seorang Muslim diperintahkan untuk menaati Allah SWT di rumah, di pasar, di mal, di kendaraan, di kantor, di masjid, di ruang pertemuan, di mess, di hotel, dan di setiap tempat. Demikian juga ketika makan, minum, berpakaian, berakhlak, beribadah, dan berbagai muamalah.

Berdasarkan hal ini, jelas sekali, seorang Muslim diperintahkan untuk selalu melakukan perbuatannya sesuai dengan perintah dan larangan Allah SWT. Semua itu tidak lain semata-mata dalam rangka mencapai kebahagiaan sejati berupa keridhaan Allah SWT yang salah satu wujudnya adalah surga yang penuh kenikmatan, yang telah dijanjikan-Nya. Seorang Muslim akan merasa tenteram dan bahagia saat berhasil melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Sebaliknya, ia akan bersedih jika melanggar hukum-hukum Allah SWT. Beginilah akidah Islam sebagai qiyâdah fikriyyah, yang memimpin penganutnya untuk senantiasa menjadikan dirinya sebagai hamba Allah yang selalu patuh dan taat kepada-Nya.

            Pada sisi lain, akidah Islam juga menjelaskan berbagai pemecahan masalah kehidupan yang dapat digali dari sumber-sumber hukum Islam: al-Quran, Hadis Nabi saw., Ijma Sahabat, dan Qiyas syar’iyyah. Dari sinilah lahir hukum-hukum Islam yang mengatur hubungan laki-laki dengan perempuan seperti bergaul, meminang, menikah, nafkah, mengurus anak, persoalan nasab, perwalian, dan waris—yang tercakup dalam sistem sosial (nizhâm ijtimâ‘i) Islam; yang mengatur kepemilikan berikut sebab-sebab dan jenis-jenisnya, berbagai jenis akad dalam muamalah, perseroan dan perusahaan, kebijakan-kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan, lembaga perekonomian—yang tercakup dalam sistem ekonomi (nizhâm iqtishâdi) Islam; yang mengatur pemerintahan dan bentuknya, kepemimpinan dan syarat-syaratnya, lembaga-lembaga pemerintahan, perang dan damai, hubungan luar negeri, partai politik, dan persoalan-persoalan lain—yang tercakup dalam sistem pemerintahan (nizhâm al-hukm) Islam; juga yang mengatur masalah persanksian dan jenis-jenisnya (hudûd, jinâyat, ta‘zîr, mukhâlafât), hal-hal yang menyangkut persaksian, penyidikan dan penyelidikan, dan pembuktian—yang tercakup dalam sistem persanksian (nizhâm ‘uqûbât) Islam. Begitu pula menyangkut sistem-sistem Islam lainnya.

Sistem Islam Wajib Diterapkan
            Walhasil, jelas bahwa Islam adalah satu-satunya agama sekaligus ideologi yang sahih di sisi Allah SWT, sebagaimana firman-Nya:
]إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ اْلإِسْلَامُ[
Sesungguhnya dîn yang benar di sisi Allah adalah Islam. (QS. Ali Imran [3]: 19).

Lebih tegas lagi Allah SWT menyatakan:
]وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ اْلإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي اْلآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ[
Siapa saja menjadikan selain Islam sebagai dîn, maka tidak akan diterima dan di akhirat kelak dia termasuk orang yang rugi. (QS Ali Imran [3]: 85 ).

Dengan nada yang sama Allah SWT memberitahukan:

]هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيدًا[
Dia-lah Yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama yang haq untuk dimenangkannya atas semua agama. Cukuplah Allah sebagai Saksi. (QS al-Fath [48]: 28).

Maksudnya, Islam akan senantiasa mengungguli seluruh dîn (keyakinan, agama, ideologi) para penghuni bumi, baik orang Arab maupun bukan; berbagai kelompok; dan kaum musyrik (Lihat: Ibn Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al ‘Azhîm, IV/246).

Kemenangan atau keunggulan Islam atas yang lain jelas hanya terjadi ketika Islam ditampilkan secara utuh sebagai sebuah mabda’ (ideologi) sebagaimana dulu pernah dibuktikan selama hampir 13 abad lamanya; bukan semata-mata sebagai agama ritual, spiritual, dan moral belaka. Islam seperti inilah yang diperintahkan Allah SWT untuk menjadi pandangan hidup dan pengatur masyarakat. Wallâhu a‘lam. [Nasya Nazira Mumtaz]


Kamis, 31 Maret 2011

Mau Jadi Trend Center atau Trend to "Nar"…??

Upzzz…Sory People kalo ini tulisan buat kamoe2 pada Kesindir..
HiHi…

Gag Maksud Loh Nyinggung lor-loe pada..
Ekheeemm.. Pernah Perhatiin ga Gaya Anak SMA yang katanya anak Baru Gede Berpakaian..??
Pernah Liat ga??
Klo ga Pernah Liat Berarti anda sekalian tinggal di kota terpencil dan Terbelakang..(Hohoooo)

Next…
Kalo kamu pada perhatiin Niee aku kasih Tau apa yang aneh yang menimpa para Remaja kita..
Ohh Right..
Apalagi kalo bukan Trendy..
Apanya yang Trendy..
Ikutin sayaa…
Trend tuh banyak Bagiannya..
Hmm.. (Betulkah??))
Yuppiiee.. Mulai dari Trend Fashion, Hair, Hingga Trand make Up ( Wedew.. Tak Penting sangad yah…)
Ok..
Pernah Nge-plototin Gayanya Kumpulan Banci Indonesia ga??
Yo’iii..Who Else?? Klo bukan SM**H..


Dengan Kumpulan cowok2 Pencinta Make Up, dan Lip Stick, Kumpulan Banci ini Berhasil Meng-Hipnotis para fansnya..

Bayangin aja, waktu aq lagi nangkring di Halte tuh, seorang cowok dengan T-Shirt kaos Ketat (Press Body) gaya rambut yang semak-semak gimana gt, nyamperin temen ceweknya dan bilang..

“Eh woi,. Gila ya aksi Panggungnya smash ok punya yah?Liat deh, Gue Order Ni Baju via Online, katanya sih mereka special design baju-bjunya smash”
“Emang Loe beli berapa?”
“Sssstttt.. jangan bilang2 yah, gue ordernya barang tiruan.. Walau tiruan lumayan juga kale harganya, 300.000”
“Oia.. Ya ampun lumayan mahal yah, gue juga baru beli baju Tank Top Laudya cinthya Bella Loh??”

WHATSSSS…!!!!!!!!!!!
Ga’ Penting Bangets Ni Obrolan anak-anak Tanggung..
Haaaahhh… Kasihan…
mereka sadar ga sihh??
Klo mereka..
TREND CENTER ATAU TREND TO “NAR” yah???
Simak Baik-Baik Wahai Adik-adikku, Kakak-kakak ku, Rekan sebaya, Jangan Mau Kemakan dan terhanyut dalam balutan Trend TO “NAR” seperti itu.
            Simak yah..
For Women..:
yang udah Baligh ( Menstruasi ) Buat kamu-kamu, atau Kita-kita kudu plus wajib untuk jadiin JILBAB AND KERUDUNG jadi Trend Center Buat sehari-hari kita,
Jadi HARUS itu KUDU, KUDU itu WAJIB, WAJIB itu KALO kamu-kamu GA LAKUIN maka Kamu-kamu dapat NERAKA a.K.a “NAR”.
Pada Mau Masuk Neraka?? Hayo….

Ekheemm.. sedikit kasih Ulasan seputar JILBAB and Kerudung ni..
Memang dalam pembicaraan sehari-hari umumnya masyarakat menganggap jilbab sama dengan kerudung. Anggapan ini kurang tepat. Jilbab tak sama dengan kerudung. 
Jilbab adalah busana bagian bawah (al-libas al-adna) berupa jubah, yaitu baju longgar terusan yang dipakai di atas baju rumahan (semisal daster). Sedang kerudung merupakan busana bagian atas (al-libas al-a'la) yaitu penutup kepala. (Rawwas Qal'ah Jie, Mu'jam Lughah Al-Fuqaha`, hal. 124 & 151; Ibrahim Anis dkk, Al-Mu'jam Al-Wasith, 2/279 & 529).


Jilbab dan kerudung merupakan kewajiban atas perempuan muslimah yang ditunjukkan oleh dua ayat Alquran yang berbeda. 

Kewajiban jilbab dasarnya surah Al-Ahzab ayat 59,
sedang kewajiban kerudung (khimar) dasarnya adalah surah An-Nur ayat 31.

Mengenai jilbab, Allah SWT berfirman (artinya),
"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min,'Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' (QS Al-Ahzab: 59).
Dalam ayat ini terdapat kata jalabib yang merupakan bentuk jamak (plural) dari kata jilbab. Memang para mufassir berbeda pendapat mengenai arti jilbab ini.

Imam Syaukani dalam Fathul Qadir (6/79), misalnya, menjelaskan beberapa penafsiran tentang jilbab. Imam Syaukani sendiri berpendapat jilbab adalah baju yang lebih besar daripada kerudung, dengan mengutip pendapat Al-Jauhari pengarang kamus Ash-Shihaah,
bahwa jilbab adalah baju panjang dan longgar (milhafah). Ada yang berpendapat jilbab adalah semacam cadar (al-qinaa'), atau baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan (ats-tsaub alladzi yasturu jami'a badan al-mar`ah). Menurut Imam Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi (14/243), dari berbagai pendapat tersebut, yang sahih adalah pendapat terakhir, yakni jilbab adalah baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan.
Walhasil, jilbab itu bukanlah kerudung, melainkan baju panjang dan longgar (milhafah) atau baju kurung (mula`ah) yang dipakai menutupi seluruh tubuh di atas baju rumahan. Jilbab wajib diulurkan sampai bawah (bukan baju potongan), sebab hanya dengan cara inilah dapat diamalkan firman Allah (artinya) "mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Dengan baju potongan, berarti jilbab hanya menutupi sebagian tubuh, bukan seluruh tubuh. (Taqiyuddin An-Nabhani, An-Nizham al-Ijtima'i fil Islam, hal. 45-46).

Jilbab ini merupakan busana yang wajib dipakai dalam kehidupan umum, seperti di jalan atau pasar. Adapun dalam kehidupan khusus, seperti dalam rumah, jilbab tidaklah wajib. Yang wajib adalah perempuan itu menutup auratnya, yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, kecuali kepada suami atau para mahramnya (lihat QS An-Nur : 31).
Sedangkan kerudung, yang bahasa Arabnya adalah khimar, Allah SWT berfirman (artinya),"…Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…" (QS An-Nur: 31). Dalam ayat ini, terdapat kata khumur, yang merupakan bentuk jamak (plural) dari khimaar. Arti khimaar adalah kerudung, yaitu apa-apa yang dapat menutupi kepala (maa yughaththa bihi ar-ra`su). (Tafsir Ath-Thabari, 19/159; Ibnu Katsir, 6/46; Ibnul 'Arabi, Ahkamul Qur`an, 6/65 ).

Kesimpulannya, jilbab bukanlah kerudung, melainkan baju jubah bagi perempuan yang wajib dipakai dalam kehidupan publik. Karena itu, anggapan bahwa jilbab sama dengan kerudung merupakan salah kaprah yang seharusnya diluruskan..


Jadi.. Kita itu harus Mematuhi aturan ALLAH,
jangan Mau Jadi TREND TO "NAR" karena Kamu TAU ga???
 >Anda percaya atau tidak ?
1 waktu shalat ditinggalkan = 80.000 tahun siksaan di neraka,
ingat
1 hari di akhirat = 1000 tahun di dunia,
maka: 80.000 tahun x 365 x 1000
Dan seringan-ringannya SIKSA NERAKA Tuh..
Seringan-ringannya siksa pada hari kiamat ialah orang yang padanya diletakkan dua batu bara api neraka dibawah tumitnya yang mampu mendidihkan otaknya. Pada saat itu ia merasa bahwa tidak seorangpun yang lebih kuat siksaan yang diterimanya dibandingkan orang lain. Padahal sesungguhnya itulah siksaan yang seringan-ringannya (HR Bukhari dan Muslim).  
Astaghfirullah.. Nauzibillahimindzalik...

Oke..Oke...
Lagian ya cewek-cewek...
Jilbab tuh Bisa Kok DI mOdis-in..
Liaat Ni...

Sabtu, 15 Januari 2011

Masihkah Kau MencintaiKu???


(Sebuah Tulisan Yang Ku Persembahkan Untuk Semua Pria Yang Mengaku Muslim)


Lihatlah Aku disini...
Tidak.. Jangan Hanya kau lirik..
Lihatlah Aku..
Tidak, Jangan Hanya Simpatik..


Apa Yang Kau Nikmati didalam sini Bukanlah mimpi..
Yang Kau Lihat Bukan hanya sebuah Ilusi..
Lihatlah Kembali..


Wahai Kekasih Ku,..
Bukan Aku Tercipta dari Tulang Rusukmu??
Bukankah Aku Tercipta Untuk Kau Lindungi??
Bukan Untuk Kau Tangisi..
Tapi Mengapa...
Kepalan Tanganmu Yang diciptakan Lillah Lebih kuat dariku..
Tak Mampu Menjaga Kehormatan ini??
Bukankah Allah Memberikan Fisik, akal dan Kekuatan Lebih dari apa yang aku Punya..

Masihkah Kau Mencintaiku wahai Adam??
Akankah Kalian Lupa,
Bagaimana Para Khulafaur Rasyidin dengan Gagah Mempertaruhkan Nyawa demi Kehormatan Ku.
Tapi kini..
Apa yang terjadi..??
Kalian Lari..
Kalian Pergi..
Seakan Tak Mengenalku.
Bukankah Kita dilahirkan dari Rahim Yang sama..
Tapi Kenapa...Kenapa..
Kalian Sibuk dengan Urusan Kalian sendiri..

Lihatlah aku...
Tidak.. Jangan Hanya kau lirik..
Lihatlah Aku..
Tidak, Jangan Hanya Simpatik..
Aku..
Tak Butuh Dengan Hasil Pengemis Perdamaian.
Aku..
Tak Butuh dengan Bualan Kepedulian..
Yang Ku Butuhkan KAU..
Wahai Ikhwan..KAU..
Aku Menunggu Untuk Membai'atmu..
Bawalah Aku dan Aku Lainnya Ke Alam Nyata yang damai.
Damai Dengan Syariah dan Khilafah..

Masihkah Kau Mencintaiku..
Cintailah Aku, seperti Kau Mencintai Istri-istrimu,
Ibu-ibumu.. dan Anak-anak Perempuanmu..
Karena Kami Adalah Saudaramu..
Kami Adalah Tulang Rusukmu..


Maka Bacalah Surat dari Aku,
Yang Terkurung Dalam Kenistaan Sistem Sampah Ini.. 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
 قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, Dan tiada seorangpun yang setara dengan-Nya.”(QS. Al-Ikhlas: 1-4)
AKU MEMILIH AYAT INI SEBAGAI MUKADIMMAH SURATKU..
KARENA SURAT INI MEMILIKI PENGARUH YANG SANGAT BESAR, BAGI SAYA DAN BAGI SAUDARA SEIMANKU.. 
DAN AL IKHLAS JUGA MEMBERIKAN KESAN YANG SANGAT INDAH PADA HATI SETIAP ORANG YG BERIMAN.. 
SAUDARAKU PARA MUJAHID FISABILILLAH.. 
ENTAH APA YG HARUS KUKATAKAN.. 
RAHIM-RAHIM KAMI DITUMBUHI JANIN-JANIN HASIL PERKOSAAN. 
YANG BERASAL DARI KETURUNAN KERA DAN BABI..
MEREKA JUGA MENODAI TUBUH-TUBUH KAMI YANG DISUCIKAN OLEH ALLAH,
DAN MELUDAHI KAMI..
DAN BERUSAHA MENCABUT KEYAKINAN KAMI TERHADAP ALQUR'AN, YANG TLAH KOKOH TERTANCAP DI DALAM JIWA KAMI..
ALLAH MAHA BESAR..
ALLAH MAHA BESAR..
APAKAH KALIAN TIDAK TAHU TENTANG KEADAAN KAMI???
BUKANKAH KAMI ADALAH SAUDARIMU??
SUNGGUH ALLAH AKAN MEMINTA PERTANGGUNG JAWABANMU (TENTANG SEMUA INI) ESOK, DIAKHIRAT NANTI...
DEMI ALLAH.. 
SEMENJAK KAMI BERADA DI PENJARA INI...
TIADA MALAM YANG DATANG..
KECUALI DATANGNYA PARA KERA DAN BABI-BABI ITU..
UNTUK MERENGGUT TUBUH KAMI DENGAN NAFSU YNG BEJAT..
SEDANGKAN KAMI MENJAGA KESUCIAN DIRI KAMI.
KARENA TAKUT KEPADA ALLAH..
DEMI ALLAH..
BANTULAH KAMI..
BUNUHLAH KAMI BERSAMA MEREKA..
HANCURKAN KAMI BERSAMA MEREKA..
JANGAN BIARKAN KAMI DISINI..
JANGAN BIARKAN KAMI DISINI UNTUK MENJADI KENIKMATAN BAGI MEREKA DENGAN MEMPERKOSA KAMI..
HANCURKAN KAMI DEMI KEMULIAAN ARSY ALLAH YANG MAHA TINGGI..
DEMI ALLAH BANTULAH KAMI..
PINDAHKANLAH SENJATA DAN TANK-TANK DAN PESAWAT TERBANG MEREKA,
ARAHKAN SENJATA KALIAN KEARAH KAMI..
AKU, FATIMAH, SAUDARI SEIMANMU..
MEREKA MEMPERKOSAKU DIDALAM SEHARI LEBIH DARI 9 KALI..
LEBIH DARI 9 KALI..!!!!!!!!!!!!!!!!!
APAKAH KALIAN FAHAM???!!!!!!!!!!!!!
BAYANGKAN SAUDARI KANDUNGMU YANG DIPERKOSA.. 

MENGAPA KAU TIDAK BISA MEMBAYANGKANNYA..!!!!!!!!!!!!!!!!!!
PADAHAL AKU ADALAH SAUDARIMU..??!!!!!!!!!!

DISINI BERSAMAKU ADA 13 WANITA YG BLM MENIKAH.
SEMUANYA TELAH DIPERKOSA SEBELUM MENIKAH..

MEREKA MELARANG KAMI SHOLAT..!!!
MEREKA MELARANG KAMI BERBUSANA,
APALAGI MENGENAKAN KERUDUNG..!!!
SEJENAK SETELAH AKU MENULIS SURAT INI..
ADA SALAH SEORANG DARI KAMI YANG BUNUH DIRI..
DIA TELAH DIPERKOSA DENGAN KEJAM DENGAN SEORANG TENTARA..
YANG MEMUKUL DADA DAN PAHANYA DENGAN KEJAM SETELAH DIA DIPERKOSA..
DAN MENYIKSANYA DENGAN KEJAM...

KEMUDIAN WANITA ITU MEMBENTUR-BENTURKAN KEPALANYA SENDIRI KE TEMBOK..
HINGGA MATI...
SEKARANG IA TELAH MENINGGAL.
AKU TAU, WALAU BUNUH DIRI ITU DILARANG DALAM ISLAM..
TAPI, AKU MEMAKLUMI KEPUTUSANNYA..
SAYA BERHARAP ALLAH MENGAMPUNINYA KARENA ALLAH MAHA PENGAMPUN..

WAHAI SAUDARAKU..
SAYA KATAKAN LAGI..
BERTAKWALAH KEPADA ALLAH..
DAN BUNUHLAH KAMI..
SEHINGGA KAMI MENDAPAT KETENANGAN..
OOHHH... MUTASHIM..
(FATIMAH)
JUM'AT 17 DESEMBER 2004..
SHOW THAT YOU LOVE ME..
BERJUANGLAH DEMI TEGAKNYA SYARIAH DAN KHILAFAH..
 
 Sebuah Karya Sederhana Yang Ku buat Untuk Menyadarkan Kaum Yang Allah Berikan Fisik, Akal, dan Kekuatan Yang Berlebih dari pada Wanita Punya...

(~Nasya Nazira Mumtaz~)



Rabu, 12 Januari 2011

Mulai Dari Atheis Hingga Pejuang Khilafah IV...


Karyaku
(SEBUAH KISAH NYATA DAN INSPIRATIF DARI SEORANG SYABAB)
 ===============================================================
 Memasuki usia ke 20 hasrat untuk menikah pun kudapati kembali. Dengan gagah dan berani..(Cieelee..Ngomong apa ini coba??). Akupun Mendatangi mas  een untuk mengutarakan niat dan azzam ini.
“ Assalamua’alaikum mas,”
“Wa’alaikumsalam..”
“Mas, gue mau ngomong sesuatu boleh ga?”
“Mau Ngomong apaan emang?”
“mas,gue ngebet nikah ni..hehehe”
“Akhwat UIN itu lagi?? Kan lu da ditolak ama dia kemarin. Masih mau usaha lagi kah?”
“Bukan mas, saya juga tahu diri kok,lagian gue udah tak memikirkannya. Makanya saya kemari mau minta tolong ke lu,mas”
“Wah..Lu mau minta cariin istri ama yang masih single gi, Pie Lu…”
“Hahahaha,ya supaya memotivasi lu juga kali mas…”
“Heleh… ya sudah,emang bonyok setuju lu nikah?,Kan lu belom punya kerjaan gi? Usia juga baru 20 tahun, kuliah juga belum kelar?”
“ Nah, itu dia mas masalahnya. Gue gak punya nyali ngomong sama ortu dirumah. Lu kan tau mas, gimana pergaulan gue dulu. Setahun aja g pacaran buat gue udah kewalahan nahan mas..”
“Haduh… Ia..ia gue ngerti gi gimana pergaulan lu dulu. Okelah, nanti gue coba ngomong sama mas eko supaya lu dicariin istri, Bdw, CV lu ada kan?”
“CV..??? ada dong,gue  gak neko-neko kok mas,cukup bagi gue dia seorang syabah yang dapat membimbing anak-anakku seperti Imam syafi’I,ataupun ali. Tak Da kriteria lain.”
“kalo usia gi??”
“Terserah mas.. Tapi kalo bisa yang dibawahan gue dah, tapi kalo g punya stock,seusia Lu juga jadilah mas.. hehehe”
“Huuuhhh… Dasar, Yaudah,lu tunggu kabar dari gue Lanjutanya gimana. Okeh.”
“Seppz mas,gue tunggu”
================================================================
                Dua minggu berselang akupun dikabari oleh mas  een bahwa ada akhwat yang usianya masih 21 tahun yang siap menikah. Aku pun menyanggupinya dan bersedia untuk merajut Rumah tangga dengan gadis itu.
“Gi, Lu dah ngomong dengan ortu dirumah,mengenai niat lu ini??”
“Sudah mas,tapi itu dia mas,gue ga diberi izin.”
“gini ajah,besok malam gue main kerumah lu yah,biar gue bantuin shering ke ortu.”
“Wah.. jazakumulloh ya  mas,”
“Iya gi..”
=============================================================
  Aku dan mas  een pun mendatangi orang tua ku. Cukup lama berdialog dan terjadi Perdebatan antara kami akhirnya orang tuaku memberi izin aku untuk menikah diusia 20 tahun.
“Saya mengizinkan yugi untuk menikah, tapi saya tidak mau tau bagaimana kamu,yugi mendapatkan nafkah untuk anak dan istrimu kelak”
“Iya pa,Aku berjanji dengan nama ALLAH mengenai kesungguhanku.”
“Baiklah besok kita lamar gadis itu.”
“ Alhamdulillah…”
Hanya itu yang terucap dari bibirku. Besok malamnya pun aku dan keluargaku melamar seorang akhwat sholeha bernama Ayunda Rizky nazifah. Mulanya aku sangat khawatir dia tak menerimaku sebagai calon suaminya. Yah,aku memang sudah beberapa kali ditolak sama akhwat ideologis karena Stylistku sangat tidak ideologis, Bahkan aku Perokok berat,Bekas tindik Firlting Daging kupingku pun belum tumbuh sempurna,alias kupingku bolong karena tindik firlting, Ditambah Lagi Tato di bagian Tubuhku. Apalagi stylistku yang biasa menggunakan T-Shirt Bergambar aneh dipadukan dengan jeans dan sepatu ala anak Punk kebanyakan..
Malam Hari Yang Kutunggu Akhirnya Tiba Juga.. Astaghfirullah.. Entah Kenapa rasa Khawatir untuk ditolak kesekian kalinya Menghantui Semangat Ini..” Maju Yugi… Restu orang tua sudah Kau Dapati.. Apapun Keputusan Akhwat Tersebut, pasti Yang terbaik Bagimu.. Semangat… Bismillah..!!!!! Aku pun maju dengan gagah kehadapan Orang tua dari Akhwat Tersebut.

Kedatangan ku malam itu disambut dengan senyum Indah dari wanita yang kuharapkan Bisa Menerima segala Kekuranganku. Subhanallah… Indah sekali senyum itu..
Kuharap ya Robb kelak senyum itu yang menemani dan menyambut kesulitanku dalam mengemban dakwah dn amanah lainnya..

Selang 10 Menit berada di ruang tamu rumah akhwat tersebut, keringat dingin yang tak henti-henti tercurah di dahi dan seluruh tubuh ini  membuatku khawatir kalo Yunda akan masuk dalam daftar akhwat yang nomor kesekian menolak ku.

Tiba-tiba ditengah kebimbangan. Mas Een datang menyampiri ku..
“Ekhhem.. Gi.. kaegnya gue bakal dilangkahin ni..”
Aku hanya menjawabnya dengan simple yaitu tawa saja..”hehehe”
“Wah.. Keringt dingin kah gi, tangan lu juga dingin banget, kaeg mayat hidup lu..” canda mas  een.
“Mas.. aku khawatir sekali ditolak oleh mba Yunda..”
“Insya Allah gi,kalo jodoh mah tidak kemana. Betull..!!!!
“Iyaa mas..”
“Mari Kita mulai,orang tua Yunda sudah dating bersama dengan Bidadari yang akan kau sunting..
“Hehehe.. Iya mas, Bismillah…”

                Aku Mempercayakan mas  een sebagai moderator dalam acara lamaran tersebut,Menawan…
Mas een dengan lantang dan hormat menyampaikan hadits dan maksud dari kedatangan aku dan keluargaku. Selang 30 menit tibalah saatnya Yunda menjawab acara KHITBAH tersebut.

“ Kalo kami sebagai orang tua dari Yunda hanya menyerahkan masa depan anak kami ini kepada dirinya, bagaimana yunda??” Tanya Orang tua dari akhwat tersebut.

“ Saya.. juga bukanlah wanita sempurna.. maka, saya juga tak layak menuntut kesempurnaan pada seorang hamba yang selalu taat kepada Aturan Lillahnya.. Saya, Ingin seperti Khadijah yang selalu menemani Rasulullah hingga Akhir hayatnya,menjadi Aisyah yang selalu mendukung Segala aktifitas Rasulullah, menjadi Fatimah yang selalu menanti Ali, atau menjadi Muthi’ah yang selalu patuh kepada Suaminya.. maka, sayapun ingin suami saya kelak mampu membimbing saya menjadi wanita Bidadari dunia itu. Tidak ada alasan apapun saya menolak akhi Yugi menjadi sesosok Rasulullah, Ali ataupun suaminya Muthi’ah, karena saya Yakin, dia sangat faham aktivitas saya sebagai seorang aktivis dakwah yang menginginkan kemuliaan Tegak dengan Islam di Bumi Allah ini..”

“Subhanallah… Tak terasa Tiba-tiba air mata ini menetes seketika mendengar ucapan yang indah terangkai dari mulut wanita yang akan menemani aktivitas dan hari-hariku nanti”( Ucapku dalam hati)
“ Alhamdulillah Lamaran telah diterima, maka dengan ini yugi dan Ayunda boleh Berinterksi sesuai Syariah, Hanya membicarakan sebatas persiapan Pernikahan saja” Akhir kata Mas een.
“Alhamdulillah…” hanya itu yang terucap dari mulutku..

Yang  3 Bulan aku Proses dengan Ayunda, Pada Bulan Februari 2008 Aku Menikah dengan Ayunda, Bidadari yang akan menemani hari-hari dakwah dan Aktivitasku. Walau kerjaanku kala itu hanya sebatas usaha Advertising dan sablon dengan teman-teman lainnya tapi Yunda selalu merasa cukup tak berkekurangan.

Walau ku akui kala itu aku tak mampu melanjutkan kuliah istriku, Namun dia dengan Ikhlas melepaskan gelar S1 tak sampainya dengan menjadi istri soleha dan Bidadari dunia dan akhiratku.
Bulan november 2009 Aku mendapat Rizky dari Allah Berupa Mujahid Tampan Yang Kunamakan Shalahuddin Al Farizy. Bulan November 2010 aku mendapati kado lagi dari Allah, berupa kehamilan kedua .. Segala Kesulitan didalam berumah tangga kerap kualami. Namun itulah hidup, apalagi disistem Kapitalis ini, Namun Alhmdulillah, aku kerap dilimpahkan kemudahan dalam menjalaninya.

Sekianlah cerita ini saya selesaikan. Terima kasih buat teman-teman yang memberikan dan besedia membaca cerita ini. Maaf nama tokoh dicerita ini harus saya kaburkan. Karena itu adalah pesan beliau yang tak mau identitas dan segala aktivitasnya di ekspose takut kalo Riya.Dengan sedikit Perubahan maka terbuatlah tulisan ini..
Do’akan istri Beliau sebentar lagi melahirkan anak kedua mereka. Dan mohon juga do’anya beliau sedang mengerjakan skripsi untuk memenuhi Final Pendidikan Strata 1 nya di Sistem Informatika
Semoga Bermanfaat……
======================THE END =========================

Rabu, 08 Desember 2010

The Meaning Of LOVE..(Sebuah Persembahan Makna Hakiki Sebuah Cinta)

ATTENTION...!!!!
Buat Yang Baca, Diharapkan Membawa Tisu..
Terima Kasih...

Tulisan ini Kupersembahkan bagi Yang masih Bimbang dalam mengartikan Dahsyatnya sebuah Cinta...
Bismillahirohmanirohim,...
Ketika Aku memulai ketikan ini.
Jujur Air mata tak Terbendung akan Dahsyatnya sebuah Cinta suci dan hakiki.


Cinta, di banyak waktu dan kesempatan orang berbeda dalam mengartikannya. Manusia tidak jatuh ke dalam cinta juga tidak keluar darinya. Namun, manusia tumbuh dan besar dalam cinta. Cinta, laksana air yang terus mengalir menyusuri hamparan bumi, ia ibarat udara yang mengisi ruang-ruang kosong.

Nama Ku R.E.M.A.J.A...


Ekheemmm..
Perkenalkan  Namaku Remaja..
Ingat..
R.E.M.A.J.A...

Okeh,..
Aku Bersekolah Di Indonesia..
Guruku Bernama Kebebasan..
Kurikulumku Bernama Demokrasi.

Rabu, 01 Desember 2010

Mulai Dari Atheis Hingga Pejuang Khilafah III

Karyaku
Keesokan Harinya,Aku pun bertemu dengan mas een membahas mengenai utusan yang akan pergi menghadiri Rapat di UIN..
“Gi,afwan mas sepertinya g bs ikut rapat kerja di UIN. Mas bisa ngandalin kamu dan malik kan?”
“Wah,Mas, Gimana yah,.. Kan  mas yang jadi Penanggung jawab dikampus ini..?”

“ Iya gi,Cuma mas ada pertemuan dengan Asdir nanti sore. So,kamu bisa kan dengan Malik ke UIN?”
“ya, Insya Allah bisa mas..”



Akupun dan Malik berangkat menuju UIN. Sesampainya disana Baru Kutahu kalo didalam Harokahku Hubungan dan Interaksi Antara Pria dan Wanita sangat Terjaga. Saat Rapat Berlangsung, peserta Rapat akhwat dan ikhwannya terpisah, Bahkan Di Hijab Penuh. . Apalagi suara akhwatnya pun enggan terdengar. Pabila akhwatnya ingin menyampaikan aspirasi dan ide-ide cemerlangnya hanya boleh disampaikan kepada juru bicaranya.  

Jadi,hanya ada 1 akhwat saja yang boleh mengeluarkan suara. Namun,semua akhwat boleh mengeluarkan pendapat. MENABJUBKAN..!!! Sangat Terjaga…

Setelah Rapat  selesai aku dan mas Malik pun Beranjak untuk pulang. Yah.. Akupun mampir menuju  ke Parkiran Dan Berusaha  Mengeluarkan Sepedaku, Tetapi sebuah motor matic menghalanginya.. Akupun Mencari-cari, siapa yang punya matic ini. Dan setelah aku menunggu 15 menit sesosok akhwat datang Menghampiri matic tersebut. Akhwat Anggun dengan Jilbabnya yang lebar dan Kerudungnya yg Panjang, dia terlihat sangat anggun. Sesaat aku Tersadar..”Astaghfirullahaladzim,,Kekaguman ini aneh,kekaguman ini bahkan membuat ku gugup saat dia bertanya padaku..

“Afwan akhi,Yg diduduki itu kendaraan saya,afwan antum bisa beranjak tidak dari kendaraan itu?”
Dia berkata sambil menundukan Pandangan. Bahkan dia tak sedikitpun melirikku seperti berbicara dengan orang lain. Dengan ringan aku menjawab, “eh,afwan ya ukh, tadi motor ukhti menghalangi sepeda saya, sehingga sepeda saya gak bisa keluar,”…

Haaaaaaahhh… si akhwat malah berlalu tanpa menjawab steatment ku..
Entah kenapa dan mengapa bayangan akhwat tersebut sangat menyesakkan dada, yah,kalo kata remaja sekarang Getarannya lebih kencang dari biasanya..
“Ahhh… Naluri itu bangkit karena ada rangsangan dari luar gi, So.. Stop Thinking about her” Ucapku dalam hati..

Sepanjang perjalanan pulang hingga malam hari pun aku masih memikirkan wajah geulis bersimbah  ketaqwaan kepada Sang Khaliq yang terpancar dari balutan Jilbab yang anggun dan tas Ransel serta kerudung lebar yang ia kenakan. Astaghfirullah apa ini namanya??.
============================================================
Keesokan harinya aku bertemu dengan Mas een. Yah,pasti dia bertanya bagaimana rapat kemarin.
“Assalamua’laikum, eh dik gimana rapat kemarin?”
“Wa’alaikumsalam, Lancar mas, saya dapat amanah di seksi peralatan”
“Oh,Alhamdulillah..”
“Persiapkan semuanya yah. wah jadi bakal sering main ke UIN dong. hehehe”
“hehehehe..iya gitulah mas.”
========================================================
Hari dimana acara itu pun berlangsung. Entah kenapa aku mencari sosok wanita muslimah yang sangat geulis dan anggun itu dibarisan akhwat. Ternyata aksi curi-curi Pandang itu Di ketahui oleh mas  een.
“ekkhheemm… Liat siapa gi??”
“Eh,mas  een,hmmm..itu mas… anu.. hmmm..itu.. Temen saya, iiya saya liat teman saya.”
“Ooh… Kirain mw incar calon istri.heheheee”
“He…”
“ Kalo memang iya lg meter-peter calon istri mah juga ga papa kok gi, Santay ajah”
“Wah.. Belomlah mas, gue belum kepikiran,usia ajah masih 19 tahun”
“Emang kenapa usia 19 tahun?, kalo ternyata itu sudah tidak tertahan Lagi, kenapa enggak ketimbang maksiat?”
“Wallah mas, gue belom punya kerjaan bro,mau dikasih makan apa tu anak orang”
“Gi, gini gi..loe yakin ga ama Allah. Allah itu akan jamin Rizky setiap umatnya, selagi kamu Berusaha,(^_^).Ayo gi kalo mau maju deluan ketimbang saya. hehehehe… Udah ah,kok jadi ngomongin nikah sih, buruan tuh beres-beres dulu peralatannya.”
“Noh, lu deluan mas yg buka wacana nikah.kan gw jadi kepengen nih. Lhooo..??”
“Hahahahhaa” Tawa kami berdua.

Sontak aku terus terfikir dengan ucapan mas  een tadi. Ya,ALLAh,apa memang lebih baik aku menanyakan langsung dengan wanita itu? Atau bagaimana?? Haaaahhh… Jujur ini kali pertama aku menyukai wanita dari keimanan dan keanggunan wajah dan tubuh yang berbalut syariah dan kewajiban akannya. Haaaaahhh…Sesosok wanita itu tiba-tiba menghampiri pandanganku yang masih kosong..
Astaghfirullah,Lama-lama aku bisa sesak menghadapi situasi begini.
=========================================================
Hari berganti hari namun hati ini masih menanti akhwat yang kuliah Di UIN itu, Hampir tiap waktu ashar aku main kekampusnya demi hanya melihat ransel atau bayangan akhwat itu. Walau beberapa info tentangnya sudah kudapat. Namanya Syifa, seorang gadis keturunan sunda, aktifitas dakwahnya dikampus juga bagus, bahkan dia sempat menjadi ketua bidang keakhwatan. Subhanallah semakin aku mengetahui tentang akhwat ini semakin besar perasaan ini. Hingga aku pun melihat secarcik pamphlet yang didalamnya tertulis CP. SYIFA ANANTI: 085717606***. Tanpa pikir panjang aku save nomor gadis sang pujaan itu.

Demi bisa tampil eksis di UIN aku Hampir menerima semua amanah dakwah yang memudahkanku untukke UIN setiap saat. Sampai akhirnya akupun Mulai dikenal di Kalangan para syabab dan beberapa syabahnya. Aku mulai terjerumus dengan perasaan yg salah akan pelampiasannya. Aku tak mau terus begini.  Aku tak tahan hidup dibayangan wanita geulis asal Bandung itu. Aku lelah terus menapaki jejak semu bayangan akannya. Aku ingin menjadikannya nyata. Dengan bermodalkan Bismillah,aku menyampiri mas  een dan menyampaikan prihal perasaan yang tak terbendung ini.

“Mas, tolongin gue mas,kalo terus begini, gue bisa gila mas,”
“Wah, ada apa gi,kok bawa-bawa orang gila?” Canda mas  een,
“mas, gue serius mas. Mas pernah bilang jika kita bermasalah di gharizah nau’ pasti untuk gharizah lainnya juga bermasalah. Mas, gue jatuh cinta ama seorang syabah UIN”
“HAH??????????? Gi kamu ngomong opo toh?”
“Gue serius mas, Gue gak mau ngancurin iman gue karnanya, Gue g peduli walau usia gue masih 19 tahun, mas, gue gak  sanggup menahan perasaan ini,dari pada akhwat itu terus hadir dalam pandangan dan angan-angan atau imajinasiku mas”
“Hmmm… kamu sudah bicara dengan orang tua?”
“Belum mas, gue bakal ngomong ke orang tua, kalo gue sudah dapat jawaban dari akhwatnya. Mas, mau kan tanyain ke mas’ul atau siapalah,yang terpenting aku dapat jawaban dia.”
“Emang kamu sudah kenal dengannya? Sudah tau namanya,asalnya,jurusannya dan…..”
“Mas, gue dah tau semua tentangnya. Bahkan dimana kos-annya pun gue tau mas.”
“Masya Allah gi,….”
“Mas, Gue Cuma ingin dy jadi bidadari dunia dan akhirat gue mas. Mas gue mohon, tolongin gue mas. Rasanya Nyesak banget mas, Gue gak tahan nahan getaran ini”
“Insya Allah, aku coba kontakin mas’ul. Tapi,biar lebih aman kamu curhatnya Langsung ke agus saja. Kan sekarang mas agus musrif kamu. Saya sudah diamanahkan untuk  focus ke mahaly”
“Mas, saya g bisa cerita ke mas agus. Bila amannya begitu  saya akan coba”
Selepas pembicaraan itupun aku berurusan dengan mas agus mengenai akhwat itu. Waktu yang paling kunanti-nanti adalah ketika mas agus mempertemukan aku dan akhwat tersebut.
“Afwan, gi besok lu ada waktu?”
“ Ada  mas”
“ Baguslah, besok kita ke UIN, kita bertemu dengan mahrom akhwat itu, yang kebenaran juga seorang syabab,jam berapa loe ada waktu luang?”
“Habis dzuhur aja gus,Insya Allah gua bisa”
“Okeh,kita ketemu disana atau lu mau pergi bareng gue naik motor?”
“Gue naik sepeda ajah”
“Yasudah,kita ketemu disana yah, Assalamua’laikum”
“Wa’alaikumsalam..”
=================================================
Sesampainya Di UIN.

“Afwan, saya tidak bisa terima akhi Yugi, saya masih ingin menyelesaikan study saya,dan afwan, saya tidak suka dengan stylist dan gaya antum. Afwan,” Ucapan yang terdengar dari balik hijab mesjid itu.

“Tak mengapa ukhti, saya mengerti, afwan saya sudah mengganggu ketenangan anti, Insya Allah, Saya sanggup untuk menunggu antum selesai kuliah, tapi,untuk gaya saya..Yah..Inilah saya apa adanya”

“Afwan,saya tetap ga bisa. Terima kasih, semoga Allah bisa mempertemukan antum dengan wanita atau bidadari yang jauh lebih baik dari saya,afwan”

“Terima kasih ya ukhti, Assalamua’laikum”
Hanya kata itu yang terucap dari bibir ku, Yang Menutupi pilu dan lara atas penolakan itu. Jejak salam tadi mengakhiri tawa dan harapanku meminang akhwat sunda tersebut.
Ikhwan yang cengeng, Hanya karena masalah itu kau down gi.. Masih banyak akhwat gi, Dia bukan jodohmu…

Berjuta kata semangat menahan airmata ini, Astaghfirullah.. bisa kah aku menghapus jejak  wanita yang aku impikan menemani dan mendukung dakwah dan hari-hariku.

Tak Terasa tiap butiran air mata seakan menjadi saksi, pahitnya rabu siang yang kuhadapi. Pertemuan yang singkat hanya 15 menit namun membuatku hancur seketika. Aku coba untuk bangkit,Namun aku terjatuh lagi. Semenjak kejadian itu aku mulai jauh dari syarikah. Aku jarang menghadiri pertemuan bahkan sudah 3minggu tidak mengikuti liqo dan halaqoh. Hal itu membuat orang yg dulu pernah membinaku mencari-cari keberadaanku. Yah,dia mas  een. Mas  een bertanya ke musrifku yang baru yaitu Agus.

“Gus, Yugi kemana?,kok belakangan saya jarang liat dia yah?”
“ Eh,mas, gimana skripsinya semenjak skripsian jarang banget main kemesjid ini. Hehe.. Hmmm… Yugi, aku sendiri g tau mas kenapa dengan dia, Setelah pertemuan dengan akhwat itu,dia sangat “down” seperti tidak punya pemahaman Qodho,Qadar danTakdir sajah”
“Ohh.. masalah yang dia ditolak akhwat UIN itu ya gus?”
“Iya mas”
“Sudah dihubungi dianya?”
“Sudah,Tapi tetap dia g mau ngomong ke aku.”
“Hmmm… Mas coba ah datengi dia kerumahnya. Lu ikut ga gus?”
“Wah, mas gue ada kuliah ntar jam 3 kagak sempat jenguk dia. Lain waktu gue jengukin dia deh.”
“Yasudah, saya saja dulu”
“Jazakumulloh mas,afwan merepotkan. Padahalkan sekarang mas sudah diamanahi untuk kemahaly”
“Tak,masalah gus, kebetulan saya sempat hari ini. Yasudah saya cabut dulu yah,keburu sore ntar. Yok,Assalamua’laikum”
“Wa’alaikumsalam”
===================================================
Mas een pun sampai dirumah yugi..
“Assalamua’laikum”
“Wa’alaikumsalam..”jawab dari dalam rumah
“Eh,mas  een, masuk mas..”
“Iya..”
“Ada apa gitu mas?”
“G ada apa-apa, mas Cuma ingin..hmmm….ingin…”
“Mas,pasti mau tanyain gue kemana ajahkan? Mw nasehatin gue agar tegar dan menerima keputusan akhwat itu kan?mas mau gue………….(belum sempat  aku berbicara lebih mas een langsung)”
“Udah.. ganti pakaiannya sana, sapa yang mau Tanya soal mandetnya dakwah   lu, palagi nanyain akhwat yg gak penting itu. Wong gue main kerumah lu mau ngajakin main PS kok. Didekat rumah gue ada PS keren tu gi. Pokoknya kalo loe menang lawan gue. Gue bayarin makan deh lu. Gimana???”
“Mas,gue tuh..”
“Udah, ganti pakaian gih, gw tunggu disini.Buruaaan Yugi..”
“iya..iya..”
=====================================================
Kami pun beranjak pergi dari rumahku dan berhenti di tempat permainan PSP. Yah.. mas  een kalah main PS denganku. Mas  een pun mengajakku makan di tempat yang lumayan sepi,didaerah Kebayoran.

“Gi,mas ga mau basa basi,hmmm..sebenarnya mas sangat kecewa dengan loe. Ada apa gi? Cuma karena seorang akhwat??”
“Mas, gw sangat mencintainya mas. Gw sangat mengimpi-impikan dialah wanita yg akan menjadi obat dan penawar dikala aku teracuni kehidupan dan lemah dijalan dakwah ini.”

“Gi, Apakah kau mencintai wanita itu yang masih berstatus makhluk lebih dari penciptamu?”
“Mas, gue..”
“Gi, saya mengerti rasa itu sangat dan teramat dalam. Namun sadarkah kau, kalo perasaan itu malah bentuk pengkhianatanmu pada sang KHaliq. Coba bayangkan, karena kecewa dengan MakhlukNYa  Kau melupakan atau bahkan tak menjalankan aktivitas wajibmu pada sang Khaliq?? DAKWAH gi.. Dakwah… DAKWAH itu Wajib.. Dan Kau pun tau akann hal itu kan. Dikala kemenangan hakiki kau dan ikhwan lain mendapatkannya. Jangankan shifa,  yg lbh cantik, sempurna dan Lbh dari bayangannya pun siap ALLAH SAJIKAN Cuma-Cuma free buat kamu ketika kamu mendapatkan surga gi.”

“Mas,… Rasanya aku pengen teriak mengakhiri semua ini. “
“Teriaklah gi..makanya gw ngajak antum ke tempat  sepi begini agar antum lebih rileks,tadi saya ajak antum main PSP,jalan-jalan dan sekarang makan. Supaya antum lebih enjoy untuk mencurahkan semuanya. Gi, dengerin mas, kamu itu potensial sekali. Jikalau Cuma hanya karena akhwat kamu mundur dari dakwah ini ,itu tak ubah kau menyia-nyiakan surga Allah,hanya Cuma Karena MakhlukNYA. Mana Katanya Penerus Al fatih,  Sang Pembebas Kota Konstatinopel?

Coba bayangkan gi, betapa sedihnya Ummi dari anak-anakmu ketika melihat imamnya rapuh sebelum bersamanya. Shifa bukan jodohmu. Diseberang sana Allah memberikan hak tanpa batas ketika kau berada disurga Nya kelak. Begitu nikmat gi. Bayangkan, seorang Akhwat yang akan kau bawa ke surga nanti amat kecewa melihat imamnya Rapuh cuma hanya karena ditolak seorang akhwat. Liat Perjuangan para sahabat.Mereka Tak  kenal lelah demi Tegaknya Syariah ALLAH di bumi ini. Mereka Yakin akan janji Allah. Jodoh, Rizky Kematian,surga dan Neraka adalah Rahasia Allah, yang  Tabirnya akan terbuka ketika Waktunya tiba. Semoga air mata malam ini menjadi pemacu adrenalin dakwahmu untuk besok dan seterusnya.”

“Makasih mas. Gue seneng bisa share dengan antum.”
“Santay gi, gw juga seneng. setelah 2 bulan tak bertemu denganmu dikampus,hari ini kita dipertemukan 1 malaman.”
“Iya mas. besok aku hubungi agus kembali aku sudah 2 minggu absen halaqoh. Insya ALLAh aku besok akan kembali menjadi Yugi yang dulu seorang atheis namun sekarang berubah menjadi seorang pejuang Khilafah.”
“Nah..Yang gini gw demen ama lu gi, besok kita main lagi yah. soalnya ini sudah jam 1 pagi, kamu juga besok kuliahkan. Saya juga harus selesaikan skripsi yang tertunda. Hehehe”
“iya mas,kita pulang yok..”

Suasana sejuknya malam dini hari menampar tiap sudut wajah ini sembari merenungkan segala perbuatan bodoh yang kulakukan hanya demi seorang akhwat.
Wahai pembebas Konstatinopel,wahai alfath Bangkit dari keterpurukan naluri yang hanya membuatmu rapuh akan iman. Mulai sekarang aku azzamkan pada hati ini. Tiaphela, tiap degub, dan Tiap aliran darah ini kupersembahkan untukMU wahai Pencipta langit,bumi dan isinya. Kau lah pemilik jiwa dan raga ini.

Hari baru untukku.

Allah sesuai prasangka hambanya. Aku berprasangka baik akan azzam ku untuk menjual diri,  jiwa, raga , pikiran dan harta untuk Islam. Aku menerima semua tantangan dakwah. Bahkan aku sudah merekrut teman-teman dari underground untuk bergabung didalam dakwah ini. Kampusku yang dulunya hanya ada 4,5 orang  pejuang Khilafah. Kini telah menjadi mahaly kampus yang tersendiri. jelas ini bukan karena ku saja. Jangan mentang-mentang aku pemeran utama disini jadi semua kulakukan tunggal..hehehe enggak ya,semua karena kerja sama yang baik.

Usia ku beranjak dari 19 tahun menjadi 20 tahun. Entah kenapa rangsangan untuk menikah memuncak kembali. Kalo kata teman-temanku itu hal yang biasa ketika hidup dikota metropolitan, apalagi aku dulu hidup di dunia seks dan pergaulan bebas.
Di usiaku yang 20 tahun aku memutuskan untuk menikah.

***Mau tau kelanjutannya…
Tunggu ya diseason selanjutnya..
Coz yang nulis dah penat banget gag nemu Inspirasi kosa kata..hehehe
Harap maklum,bukan anak sastra (^_^)****

Mulai Dari Atheis Hingga Pejuang Khilafah II..

Karyaku
(SEBUAH KISAH NYATA DAN INSPIRATIF DARI SEORANG SYABAB)

============>>>>Lanjutan….

Kamipun bergegas ke kosan mas een, seperti biasa aku naik sepeda, mas een menggunakan motornya.
Sesampainya dikosan kami Langsung diskusi panjang kali Luas kali tinggi kali keliling dan Luas jajargenjang….??
Lho…???
Yang jelas malam itu kami hanya tidur 2 jam. Selebihnya kami Pergunakan untuk diskusi..Bagiku ini Pengalaman pertama yg tak akan kulupakan.  Kali pertama aku bersujud menangis kepada Allah. Membayangkan dosa yang sangat banyak, keingkaran Langkahku akan Hukum ALLAH.

Bagaimana nasib wanita yg pernah kupacari???? Bagaimana bila pria lain memperlakukan anak perempuanku seperti yang kulakukan pada pacar-pacarku??, Belum lagi Wine, dan berjuta kemaksiatan yg tak sanggup ku tempus dengan luapan air mata.

Ya, Allah.. Andai Jam ada 38 jam, dan waktuku diputar balikan ku Persembahkan Nyawa ini hanya untuk Beribadah kepadaMU ya Robb.
Tak sengaja Tangisan ini membangunkan mas een yang terlelap baru 30 menit.
“Dik,..” Tegurnya mengagetkanku.
“Iya Mas.. Maav sdh membangunkanmu, aku sungguh….. tak tau betapa hinanya wajah ini Kupampangkan di bumi Allah ini, Aku Lemah, namun tak seditikpun aku mengakui EksistensiNya sbg mencipta kelemahanku ini..”(Sambil Berderai air mata kuberkata dgn mas een)

“Dik, mas mengerti, sangat mengerti, mas juga dulu sepertimu, Ingat dik Allah berfirman  “Katakanlah, ‘Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
.
“Para ulama bersepakat bahwa ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang bertaubat. Barangsiapa yang bertaubat dari dosa-dosanya dengan taubat yang semurni-murninya, maka Allah mengampuni dosa-dosanya semuanya, berdasarkan ayat ini dan berdasarkan firmanNya. “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menutupi kesalahan-kesalahan dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, Jadi mas Yakin Jika adik sudah benar-benar mengakui Bahwa diri ini Lemah dan Terbatas, Maka sudah waktunya dik Kita Berubah.(^_^)”

“Subhanallah, Terima kasih mas. Mas telah banyak Menyadarkanku. Aku…Aku sungguh tak tau berkata apa”
“ Kamu cukup Azzamkan pada drimu, kau ingin Berubah. Dan azzamkan pada drimu Melalui Tanganmu kau tak ingin anak, cucu bahkan Keturunanmu melakukan yg pernah kau perbuat dulu atau bahkan lebih buruk dr perbuatanmu dulu gi”
“Caranya????”tanyaku Bingung.
“Waktu Diskusi tadi kebanyakan mas salahin siapa Hayo?? Kamu atau sistemnya??” Ma seen balik bertanya padaku.
“”Hmm… Sistem mas”
“ Noh, tu tau,,, dari tadi Diskusi ampe tegang urat leher Cuma karena sistemkan. Tadi mas bilang SOLUSI Seluruh Permasalahn DUNIA ADALAH KHILAFAH. Berarti yugi, mas, dan seluruh umat Wajib Mengemban AMANAH itu Hingga Khilafah Terwujud. Maka kewajiban akan mnegakkannya Gugur pada diri kita masing-masing dek”
“ Maav mas, Dalilnya apa yah? Menegakkan Institusi Negara itu Sulit dan Tidak Mudah. Rasaku itu hal yang tak mungkin”
“Apa yang tidak mungkin dek Ketika Allah berkehendak??? Khilafah akan tetap tegak walau pejuangnya hanya segelintir orang, namun akan sangat rugilah kita bila tak termasuk dalam orang yg segelintir itu, Bagaimana tidak, sesuatu yang dijamin ada hanya tinggal mewujudkannya saja kita tak mau bergabung?? Seperti menyia-nyiakan Surga itu namanya..”
“Astaghfirullah, Malah saya ingin Mengejar surga atuh mas. Heehehee”
“Yasudah, Ayo Dik Bergabung di Perjuangan ini”
“Insya Allah mas" Ungkapku.

Sang Mentaripun Menyapa wajah ini dengan Kehangatannya. Hp yang ku non aktifkan dari pukul 6 sore baru ku aktifkan pukul 7 pagi. Brrrrrrrrrrrrrrrr…. Sangat banyak pesan yang masuk. Rata-rata dari temanku yang masih tersesat. Salah satunya…“ Wei Boi dimana sekarang lu? Jadi Gabung ga? Anak2 pd nungguin lu ni, katanya lu bis ngampus lgsng Ngajir. Bussyyeeeettt… kemana lu bro? Kata tmn2 lu jg belakngan aktif diskusi keagamaan?? Lu sakit Jiwa yah? G da agama bro didunia ni?? Hahahaaa aneh2 saja lu, udah ah, Mendingan lu Buruan datang aja deh, kita pada mw jalan hari ni. Gimana??.
Astaghfirullah…. Haaaaahhhh, Untung aku tak mengaktifkan Hp ini.

Keesokan harinya…..
“Assalamua’laikum” sapaku
“Wa’alaikumsalam, eh Yugi, apa kabar dik?” sapa mas een kepadaku
“ Alhamdulillah baik mas. Hmmmm…. Mas, Aku g bisa tidur satu malaman mas, aku terus memikirkan perkataan mas yg Join With Us, seperti menyia-nyiakan surga, dan lain-lain, membuatku sesak, Mas, aku bisa minta sama Mas untuk membinaku masuk kedalam jama’ah yang Murni Memperjuangkan Syari’ah dan Khilafah?? Aku Mau mas bergabung didalamnya” Ungkapku tegas.

“ Alhamdulillah.. Insya Allah Mas akan Membantumu Gi. Pasti (^_^)” Jawab Mas een
Tiga Bulan Kujalani Mengkaji yg katanya sih masih Halaqoh Umum, aku sendiri tak mengerti Yang Kutahu mereka memberikan materi yang Mantep-Mantep dan cerdas dengan solusi Jitu. AKupun dijadikan Darits, Jujur waktu itu aku tak paham jenjang Pembinaan di Hizbut Tahrir. Namun kujalani saja, toh itu kebijakan partai, yang jelas aku berjuang didalamnya untuk Islam Tidak Lebih, Yang Dibutuhkan Hanyalah Ke-Shiqohan (^_^)

Geliat menggemakan Khilafah pun aku lakukan. Suatu hari Kampusku akan mengadakan Acara diskusi yang aku diamanahkan untuk menyebarkan Undangan di depan Gerbang Kampus. Melihatnya aku tak sanggup, Gimana tidak, selesai mereka Baca Undangannya Mereka Buang,

Aaaaaarrrrrgggghhhhhhhhhh….. Betapa Geramnya hati ini, Rasanya aku ingin menghajar mereka. Tapi, sekali lagi Dakwah ala Rasulullah, dengan pemikiran, bkn Kekerasan..(^_^)

Sampai Akhirnya aku pun mengambil Langkah Praktis.
Kuambil SepedaKu, kuikatkan Bendera  LIWA DAN ROYAH dibelakangnya Dengan Tali Plastik,
KU Pinjam TOA kampus, Dengan Liwa dan Royah Yang berkibar Dibelakangku Dan sambil mengayuh sepedaku Aku berteriak “ Hadirilah Diskusi Mahasiswa Yang Diadakan Oleh Gerakan Mahasiswa Pembebasan di Aula Kampus pada hari Jum’at Pukul 01.00…………”
Aku Tak Peduli orang mengatakan aku GILA,bahkan aku dengar sendiri dari seorang teman sekelasku

“ Gi, Lu ngapain sih?? Pake teriak-teriak segala naik sepeda?? Pake bendera apaan ni?? Gi Lu sakit Jiwa ya??? Saraf lu???
Haaaaaaaaaaaaahhhh… Ingin rasanya aku menangis dengan steatment mereka. 
Namun aku Hiraukan, Toh, yang dilakukan Rasulullah lebih  dari apa yang Kulakukan ini,
*Masa’ Cuma dibilang gila saja Lu ciyut Gi??? Katanya pengen Berjuang untuk menegakkan Khilafah, masa’ cobaan gini aja buat lu menyerah??* (Kobaran Menyemangati diri sendiri pun Kulakukan) Pokoknya Harus Semangat..!!!!!!!!!! Untuk Islam Apapun akan Kulakukan, Walau Raga dan Ruh ini meminta untuk dipertaruhkan…!!!!Surga adalah Tujuanku..(^_^)
Kulanjutkan lagi Meneriakan Khilafah, Syariat Takbir dan undangan Acara Tersebut dengan mengayuh sepeda ku dengan Liwa dan royah dibelakangnya, Akupun menyisir Semua Fakultas dengan sepedaku tadi. Sampai akhirnya…

“Prrrrrrrrrrrrrriiiittttttttttt…..” Suara Tiupan security menghentikan Kayuhan Sepedaku.
“ Ada apa pak?” Tanyaku dengan Hormat.
“ Maaf, Kamu siapa? Mahasiswa sini atau bukan”
“Ya, iya saya mahasiswa sini. Mau Lihat Kartu Tanda Mahasiswa saya kah??”
“Bisa Saya Lihat?”
“Oia, bentar pak saya ambil dulu”
“Nanti saja diambil, sekarang ikut saya ke pos security”
“Loh… Kenapa emang pak? Kita selesaikan saja disini, saya mau menyebarkan Undangan”
“Anda akan kami laporkan ke Ketua Jurusan anda, jadi ingin didata terlebih dahulu.”
“ Lhaaaaa??? Emang sy salah apa toh? Wong saya g buat kejahatan dikampus ini.”
“Anda Sudah membuat Keributan dikampuS…!!!!!!!!!!!!!!!” Bentak security kepadaku.
“(Astaghfirullah… Apa lagi ini???) Aku hanya mengikuti Ajakan Security ini, Aku Tak Takut, Hanya yang Ku Khawatirkan Adalah Nama Sharikah Ku tercoreng karena tingkahku tadi. Karena Jujur Penanggung Jawab kampus Ku tak Tau menahu apa yang ku lakukan hari ini, Tapi… Bismillahirrohmmanirohim Aku mantep mengikuti securitynya untuk Ke Pos”

Sesampainya di Pos Security….


“Nama Kamu siapa?” Tanya securitynya..
“Yugi Saputra, Ini Kartu Mahasiswa saya”
“Ohh.. Bener kamu mahasiswa sini, baru semester 2 lagi, haduh-haduh dek, kok kamu berani berbuat keributan disini??”
“Emang saya Buat keributan pak? Apakah mengajak pada Syariat Allah merupakan keributan? Apakah Menyeru kepada Alqur’an dan Assunnah termasuk Keributan? Apakah ketika mahasiswa Yang Drugs, pacaran, membuka auratnya Merupakan suatu Keheningan yg membawa pada kebaikan?” jawabku menantang
“Wah.. itu berbeda dik, disini kampus bukan mesjid. Dan itu hak setiap manusianya melakukan yg dia sukai dan aman bagi nya, iya toh”
“Apa???terserah?? Maka Hak saya juga kan menyuarakan syariat Islam. Didalam Islam Tidak Ada kebebasan bgtu pak. Karena Kita Makhluk, Logikanya begini.. Saya kasih bapak Laptop saya, Nah, sekarang bapak gunakan Laptopnya tanpa Panduan atau aturannya, Apa Yang terjadi????”
“Yah.. Russaklah, Wong saya g pernah mainin yang ginian. Namanya aja saya baru tau sekarang”
“nah, sama Halnya manusia pak, Jadi Allah itu menciptakan kita KOMPLIT dgn Aturannya. Jika kita berjalan tak sesuai aturannya yang TERjadi adalah Kerusakan Dibumi ini Pak.” Jawabku Lantang.
“ Hahahahaa…. Oke..oke….Yugi… Kalo boleh saya tau siapa orang yg mengajarkan kamu soal Islam, soalnya saya sering Lihat kamu Nongkrong dgn Mahasiswa lainnya menggunakan sepeda, Yah, Gaya anak jalanan gitu, padahal yang saya tau mahasiswa disini pasti anak orang kaya semua.”
“Heheheee… Saya hanya Hamba Allah yang mencari jejak.” Jawabku..

==== >>>Tiba-Tiba mas een datang ke Security.
“maav pak ada apa ini?”Tanya mas een
“Ooohh.. Tidak ada apa-apa en, Cuma anggota dakwahmu sedikit membuat keributan tadi. Tapi sudah selesai kok.”
“Lho?? Bapak Kenal dengan mas een?” Tanyaku Heran
“yah.. een ini sudah Terkenal, Bahkan ada beberapa dosen yang menjadi Kontakan dakwahnya” jawab securitynya.
“(Astaghfirullah… segiat itukah mas een  berdakwah?? Sementara aku??)haaaaahhhhh” Ucapku dalam hati.
“Hehehee… G kayak gt juga pak, kebenaran aja dosennya welcome untuk di dakwahin. Yasudah pak, saya mewakili adik saya ini memohon maav dengan pihak kampus kalo memang terganggu”
“Oh tidak dek, Kamu dan Yugi sangat mirip geraknya. Sama-sama semangat dalam dakwah. Semoga sukses ya, saya tidak akan mendata Yugi kok, tadi saya sudah di ceramahin deluan olehnya”
“hahahahhahahaa” Tawa ku, mas  een dan Pak security

Aku dan mas  een pun meninggalkan Pos Security itu..

“Mas, afwan yah gara-gara saya tadi….”
“Gi.. kamu tau tidak, temen-temen yang lain sangat bangga punya kamu, Kau yang semangat, Ghiroh Dakwahnya Luar biasa. Mas Gak tahu menggambarkan semuanya. Mas sangat Bangga punya kamu sebagai Mitra dakwah mas. Mas sangat berharap Kampus ini akan melahirkan generasi-generasi Pemberani Seperti Umar pada diri kamu Gi. Jangan Pernah berubah gi, Pegang teguh terus api Dakwah ini Walau kau harus hangus terbakar didalamnya.”
Kontan aku hampir meneteskan air mata ketika mas een  Mengungkapkan kata2 itu.

Keesokan Harinya

Tiba-tiba mas  een menyamperin ku.
“Assalamua’laykum gi, gimana kabar loe? Baikan?”
“ Hehehee.. Alhamdulillah mas, so far so Good lah, mas Syukron yah buat nasehatnya kemarin. Saya bener-bener Tambah semangat daahh..hehehehe”
“Iya dik, santay ajah..(^_^) Itu bukan pujian, namun Cobaan bagimu, seharusnya kau bisa lebih meningkatkan kinerjanya lagi dalam dakwah, iya toh?”
“Betul Mas,” jawabku
“ Nah, Kebetulan ni, besok kita rapat koordinasi Ke UIN, kali ini bukan bareng Ikhwan saja, tapi bareng ama akhwat, kamu bisa sisihkan waktu besok?”
“ Insya Allah bisa mas.”
“Yasudah, besok kita bertemu di UIN langsung ajah yah”
“Seeppp..”
“Oke, mas mau Ada Pertemuan mahalyah , mas deluan pamit yah, Oia, jangan lupa besok kita rapat Di UIN. Oke gi, mas cabut deluan yah.. Assalamua’laikum”
“Wa’alaikumsalam warahmatullohi wabarokatuh”


===============TO BE CONTINUE .>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Baca Juga Situs JIhad dan informasi tambahan Republika Online.

I'dadun naas li tarhiibi qiyaamil khilafah

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | free samples without surveys